CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 24 Mei 2012

KARYA TULIS (PENGARUH FACEBOOK TERHADAP REMAJA)


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah

Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, dan bisa saja dalam proses pencarian jati diri itu remaja tersebut melalui jalan yang benar atau jalan yang salah. Apabila remaja gagal dalam mengembangkan rasa identitasnya, maka remaja akan kehilangan arah. Memang kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Berbagai informasi yang terjadi diberbagai belahan dunia, dapat langsung diketahui berkat kemajuan teknologi.
Teknologi yang semakin canggih memudahkan semua orang untuk memperoleh informasi yang mereka inginkan. Banyak situs jejaring sosial yang semakin popular dan menjamur saat ini. Salah satunya adalah dunia pertemanan facebook. Facebook adalah salah satu jejaring sosial yang berguna untuk mencari teman lama. Facebook juga dapat diaplikasi dengan cara mengirim video, foto, bermain games,berdiskusi, dan masih banyak lagi. Luasnya jaringan yang dibuat facebook membuat para pengguna berpikir untuk memanfaatkannya tidak hanya untuk mengunggah foto, memperbarui status dan lainnya. Tetapi orang yang ingin mencari untung dari facebook berusaha membuat website bisnis secara online, pendidikan hingga kriminalitas. Facebook juga merambat di kalangan remaja. Seperti yang diketahui, facebook sudah menjadi bagian dari kehidupan remaja zaman sekarang. Facebook dianggap menarik dan menyenangkan bagi mereka . Sering kali, mereka menggunakan facebook untuk menumpang popularitas agar tidak dianggap ketinggalan zaman oleh teman-temannya. Mereka bertingkah aneh-aneh di dunia maya. Misalnya, meng-upload foto-foto yang tidak senonoh di profilnya, menkritik orang dengan seenaknya,dan lainnya. Itu semua dalah hasil dari rasa ingin tahu yang berlebih dari remaja. Kemudian dengan mudahnya, para remaja berteman dengan orang yang tidak dikenal di facebook. Facebook juga dapat menimbulkan  tindakan kriminalitas seperti: penculikan, penipuan, dan pencemaran nama baik. Kalau ini dibiarkan secara terus-menerus dapat membuat generasi penerus bangsa terjebak dengan sesuatu yang tidak berguna dan berakhir dengan masa depan yang suram. Tetapi masih ada remaja yang memanfaatkan teknologi dengan baik dan benar.
B.       Identifikasi Masalah
1.    Pengertian facebook bagi remaja
2.    Manfaat facebook bagi remaja
3.    Dampak positif dari facebook
4.    Dampak negatif dari facebook
5.    Penyebab remaja sering mengakses facebook di kalangan remaja
6.    Upaya untuk mencegah  dampak negatif dari facebook di kalangan remaja
7.    Cara untuk meminimalisir dampak negatif dari facebook
C.      Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian facebook bagi remaja?
2.    Apa manfaat facebook bagi remaja?
3.    Sebutkan dampak positif dari facebook?
4.    Sebutkan dampak negatif dari facebook?
5.    Apa penyebab remaja sering mengakses facebook?
6.    Sebutkan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mencegah dampak negatif dari facebook di kalangan remaja?
7.    Bagaimana cara meminimalisir dampak negatif dari facebook?
8.    Bagaimana cara memanfaatkan facebook dengan baik dan benar?
D.      Tujuan Penelitian
Tujuan umum dari penelitian ini adalah :
1.    mengetahui pengertian  facebook dikalangan remaja
2.    mengetahui manfaat dari facebook
3.    mengetahui dampak positif dari facebook
4.    mengetahui dampak negatif dari facebook
5.    mengetahui penyebab mengapa para remaja sering mengakses facebook?
6.    mengetahui beberapa upaya pencegahan dampak negatif dari facebook di kalangan remaja
7.    mengetahui beberapa cara meninimalisir dampak negatif dari facebook
8.    mengetahui cara memanfaatkan facebook dengan baik dan benar.







E.       Manfaat Penelitian
Adapun yang dapat diperoleh dari penelitian masalah pengaruh facebook di kalangan remaja SMA Negeri 1 Sewon adalah :
1.    bagi remaja, memberikan informasi agar mengetahui pengertian, manfaat, dampak positif dan negatif dari facebook
2.    bagi masyarakat, sebagai upaya untuk meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan di bidang IPTEK
3.    bagi orang tua, memberikan informasi tentang perkembangan teknologi guna mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan
4.    bagi peneliti, mendapatkan pelajaran mengenai segala fenomena sosial yang terjadi di lingkungan sekitarnya.
























BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A.       Facebook
1.    Pangertian facebook
                                  Yaitu sebuah layanan jejaring sosial di dunia maya yang digunakan untuk mencari teman baru, teman lama dan lainnya. Selain itu facebook sebagai sarana untuk menambah popularitas diri sehingga pengguna facebook merasa lebih percaya diri untuk menjalin suatu hubungan pertemanan. Selain itu remaja menggunakan facebook untuk melampiaskan kemarahan dengan cara menyindir orang yang tidak disukainya. Remaja menggangap orang-orang di facebook lebih menyenangkan daripada di dunia nyata. Para remaja memanfaatkan facebook untuk mempromosikan diri sendiri dengan cara meng-upload foto, meng-update status, dan lain sebagainya. Selain itu facebook digunakan untuk bisnis online.
2.    Sejarah facebook
Sejarah facebook berawal ketika Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard kelahiran 14 Mei 1984 dan mantan murid Ardsley High School membuat situs jejaring sosial facebook. Pada akhirnya, langkah yang diambil zuckerberg tersebut sangatlah tepat karena facebook  terus berkembang. Pada 2007 terdapat penambahan 200 ribu akun baru perharinya. Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan facebook setiap harinya. Sampai pada 2009, penghasilan facebook mencapai nominal 800 juta US dollar. Malahan di tahun 2010 ini ditaksir angka itu akan melambung mencapai lebih dari 1 Milyar US dollar, wow. Yang mana sumbernya ditaksir dari hasil periklanan. Untuk jumlah pengguna, di tahun 2010 ini, menurut sumber terbaru, facebook sudah melebihi angka 500 juta user.
B.       Remaja
1.    Pengertian remaja
Remaja berasal dari kata latin adolensence yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional sosial dan fisik (Hurlock, 1992). Pada masa ini sebenarnya tidak mempunyai tempat yang jelas karena tidak termasuk golongan anak tetapi tidak juga golongan dewasa atau tua.
Seperti yang dikemukakan oleh Calon (dalam Monks, dkk 1994) bahwa masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat transisi atau peralihan karena remaja belum memperoleh status dewasa dan tidak lagi memiliki status anak. Menurut Sri Rumini & Siti Sundari (2004: 53) masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek atau fungsi untuk memasuki masa dewasa.
2.    Ciri-ciri remaja ditinjau dari psikis :
a.    suka mencoba hal-hal baru tanpa memperdulikan mana yang baik dan buruk
b.    sudah mulai menyukai lawan jenis
c.    lebih rapi(memperhatikan penampilan)
d.   sering memiliki permasalahan yang kompleks
e.    dan sebagainya.
C.       Penelitian
Facebook adalah jejaring sosial dimana pengikut terbanyak adalah kalangan remaja. Facebook adalah sesuatu yang MENGAGUMKAN  “ kata seorang anak laki-laki berusia lima belas tahun yang dikutip dalam Teenage Life Online, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pew Internet dan American Life Project. Menggunakan facebook telah menjadi bagian lazim, sebuah kajian tahun 2009 yang dilakukan oleh Harris Interactive and Teenage Reasearh Unlimited mengemukakan bahwa anak muda berusia 13-24 tahun menghabiskan lebih banyak menghabiskan waktu online setiap minggu di bandingkan menonton televisi, rata-rata 17 banding 14 jam.” Badan Pengamat Tekhnologi (Suwarno:2009) juga mengemukakan Indonesia merupakan negara terbesar ke-3 pengguna facebook terbanyak.
Saat ini facebook sangat berpengaruh pada kehidupan sosial remaja, ditandai dengan anggapan bahwa remaja yang mempunyai facebook adalah remaja gaul. Seiring dengan perkembangan teknologi, facebook dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Akhir-akhir ini Badan Pengamat Teknologi Indonesia(Suwarno:2009) juga mengemukakan bahwa 40% remaja mengakses facebook saat pelajaran berlangsung. Ini menandakan bahwa mereka lebih sering online daripada mendengarkan pelajaran yang diterangkan guru mereka. Oleh karena itu, facebook dengan remaja merupakan suatu hubungan yang tak dapat di pisahkan, padahal akhir-akhir ini banyak kejadian-kejadian yang penyebabnya juga karena facebook. Hal seperti ini harus segera dicari jalan keluar yang terbaik agar para remaja tidak telalu larut dalam kemajuan teknologi yang ada. Sehingga para remaja nantinya bisa memilah dengan baik antara waktu belajar mereka dengan waktu online sehingga mereka tidak menyesal dikemudian hari.
D.      Manfaat Facebook
Secara umum handphone memiliki manfaat :
1.    Dapat banyak teman
Karena pada dasarnya situs situs jejaring social semacam facebook memang dimaksudkan untuk  mencari dan memperbanyak teman. Tapi ini juga bergantung  pada motivasi seseorang dalam menggunakan facebook. Ada beberapa orang yang membuat akun facebook hanya sekedar mengikuti tren saja. Hanya sebagai syarat agar tidak disebut remaja kuper alias kurang pergaulan.
2.    Bertemu teman lama
Akun facebook adalah salah satu sarana untuk bertemu kembali dengan teman lama. Baik itu teman SMP, teman SMA maupun teman yang bertemu melalui jejaring sosial lain.
3.    Berbagi informasi
Kalau mempunyai informasi menarik dan bermanfaat bisa share di facebook. Sayangnya, saat ini masih jarang orang yang memanfaatkan facebook sebagai sarana untuk berbagi informasi. Kebanyakan dari mereka hanya menggunakan facebook untuk update status aktivitas dan chatting.
4.    Tempat curhat
Bisa  saja kita menyalurkan curhat ke dalam facebook, barang kali ada teman-teman yang menanggapi dan memberikan solusinya.

5.    Menyalurkan hobby menulis
Di facebook terdapat fasilitas note untuk menampung hobi kita dalam hal tulis-menulis. Bisa sekedar menulis curhatan, puisi, opini, tips, dan sebagainya.
6.    Media penyimpanan data
Selain sebagai media berbagi informasi. Facebook juga bias digunakan sebagai media penyimpanan data berupa file-file, video, foto, dan lainnya.
7.    Sarana Promosi
Facebook bisa digunakan untuk promosi situs atau web log. Tujuannya tentu agar blognya semakin dikenal dan semakin banyak pengunjungnya.
8.    Menghindari stress
Ngobrol dengan teman-teman, mengomentari status orang lain yang terkadang lucu dan menggelitik, bermain game, itu bisa menjadi obat stress yang ampuh setelah seharian berkutat dengan pelajaran di sekolah.

E.       Dampak  Facebook
Selain memiliki sisi positif, facebook juga memiliki sisi negatif. Adapun beberapa sisi negatif yang dimiliki atau yang disebabkan oleh facebook :
1.    Tidak peduli dengan sekitarnya
Orang yang sudah kecanduan facebook, akan asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya.
2.    Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan
Ini dampak dari seringnya bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial remaja. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman-teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang tidak penting. Akibatnya kemampuan verbal anak menurun.

3.    Menghamburkan uang
Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg gratis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif.
4.    Mengganggu kesehatan
Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olahraga sangat berisiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.
5.    Berkurangnya waktu belajar
Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah.
6.    Kurangnya perhatian untuk keluarga
Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.
7.     Tersebarnya data pribadi
Beberapa facebookers memberikan data-data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali dihack.
8.    Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex
Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia.
9.    Rawan terjadinya perselisihan
Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotanya dan ketidakdewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.
10.     Sering terjadi penipuan
Seperti media media lainnya, facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak-anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.



BAB III
METODE PENELITIAN

A.      Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian yang berupa observasi yang bertujuan memperoleh gambaran nyata dari suatu fenomena yang ada pada remaja, yaitu pengaruh facebook terhadap remaja di SMAN 1 SEWON.
B.       Subyek Penelitian
Penilitian ini mengambil tempat di kompleks SMA Negeri 1 Sewon di Jalan Parangtritis Km.5 Yogyakarta. Oleh karena itu, subyek dalam penelitian ini adalah remaja SMAN 1 Sewon.
C.      Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 yang berjumlah 27 orang di SMAN 1 SEWON, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 15 siswa kelas XI IPA 1.
D.      Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang kami lakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.    metode observasi, yaitu dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktivitas remaja di lapangan
2.    metode wawancara, yaitu dilakukan dengan cara mengadakan wawancara secara langsung kepada para responden dan informan yang telah dilakukan
3.    metode studi pustaka, yaitu berupa kajian literature yang sesuai dengan penelitian, baik berupa buku maupun dari sumber internet.











BAB IV
PEMBAHASAN


A.      Facebook di kalangan remaja SMAN 1 SEWON
Di zaman seperti sekarang ini siapa yang tidak mengenal facebook ?  hampir semua orang mulai dari anak muda hingga orang tua, miskin ataupun kaya, laki-laki maupun perempuan pasti  mengenal facebook bahkan memilikinya. Hampir 100% remaja di  kelas XI IPA 1, SMAN 1 SEWON mengerti dan mengetahui apa itu facebook. Tidak diragukan lagi bahwasanya facebook sudah menjadi hal yang tidak asing lagi bagi mereka. Tetapi 2 dari 15 remaja mengaku tidak mempunyai akun facebook seperti teman yang lainnya. Ada beberapa pendapat mengenai kepemilikan facebook di kalangan remaja SMAN 1 SEWON. Ada 66,7% remaja di kelas XI IPA 1(SMA Negeri 1 Sewon) mengatakan bahwa facebook sangatlah penting dan suatu keharusan untuk memilikinya. Dan ada 33,3% remaja berpendapat bahwa memiliki facebook hanya untuk menyesuaikan perkembangan zaman. Dan apabila tidak memiliki akun facebook akan menemui kendala dalam mencari informasi. Dari pendapat tersebut secara tidak langsung mereka mengatakan bahwa mempunyai akun facebook itu penting, hanya saja ada berbagai alasan yang mereka gunakan untuk mengungkapkannya.
Dari 15 siswa yang menjadi sampel, mereka mengatakan bahwa mereka memiliki handphone untuk membuka akun facebook dan membawanya ke sekolah. Mereka mengatakan, handphone adalah alat komunikasi yang sangat praktis dan modern sehingga mereka dapat mengakses akun facebook disela-sela pelajaran. Sejak kapan para siswa dapat leluasa mengakses suatu akun saat pelajaran berlangsung. Mengingat tugas dan kewajiban siswa adalah belajar demi meraih cita-cita. Dan ada 40% remaja  yang bereaksi berlebihan, seperti bingung sendiri, gelisah, bahkan merasa sepi apabila mereka tidak membuka akun facebook dan meng-update status 1 hari saja. Namun ada 60% remaja lainnya menanggapi dengan biasa saja. Selain itu 40% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) memanfaatkan facebook sebagai sarana untuk tanya jawab dan mendiskusikan tugas di sekolah.


Jadi manfaat facebook bagi remaja adalah:
1.    mempermudah kegiatan belajar, karena dapat digunakan sebagai sarana untuk berdiskusi dengan teman sekolah tentang tugas (mencari informasi)
2.    mencari dan menambah teman, karena akun facebook dapat membantu kita untuk bertemu kembali dengan teman lama. Baik itu teman SMP, teman SMA maupun teman yang bertemu melalui jejaring sosial lain
3.    menghilangkan kepenatan pelajar, itu bisa menjadi obat stress setelah seharian bergelut dengan pelajaran di sekolah. Misalnya: mengomentari status orang lain yang terkadang lucu dan menggelitik, bermain game, dan lain sebagainya.
Dampak yang ditimbulkan dari facebook di kalangan remaja dalah:
1.     berkurangnya waktu belajar, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar
2.    mengganggu konsentrasi belajar di sekolah, ketika siswa sudah mulai bosan dengan cara pembelajaran guru, mereka akan mengakses akun facebook semaunya
3.    merusak moral pelajar, karena sifat remaja yang labil, mereka dapat mengakses atau melihat gambar porno milik orang lain dengan mudah
4.    menghabiskan uang jajan , akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet) sama halnya mengakses facebook dari handphone
5.    mengganggu kesehatan, terlalu banyak menatap layar handphone maupun komputer atau laptop  dapat mengganggu kesehatan mata.














B.       Upaya Mengatasi Bahaya dari Facebook
Ada 73,3% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) mengaku dicuekkan oleh teman mereka saat teman mereka mengakses facebook. Teman mereka lebih suka bertukar pikiran dengan orang asing daripada dirinya. Itu adalah salah satu contoh dari dampak negatif  yang ditimbulkan dari facebook,yaitu tidak memperdulikan lingkungan sekitar. Sedangkan faktor yang mempengaruhi mengapa facebook sering di akses oleh remaja dikarenakan 53,3% remaja merasa terhibur saat menggunakan facebook, 26,7% mengatakan mereka lebih mudah mendapatkan teman dan tidak kesepian lagi akibat mereka susah bersosialisasi, 6,7% mengatakan untuk bermain game yang ada di facebook, sedangkan 8% hanya karena ada tugas.
Adapaun cara mengatasi dampak negatif facebook adalah :
a.    mengatur waktu, harus pintar-pintar mengatur waktu. Kapan mengerjakan tugas dan kapan untuk bersenang-senang
b.    menghargai orang lain, jangan menyindir bahkan menjelek-jelekkan orang lain di facebook. Agar tidak menimbulkan konflik yang berkepanjangan
c.    bisa menentukan proritas, harus bisa membedakan mana yang lebih penting antara tugas kita  membuka facebook.
d.   harus mengetahui fungsi facebook, apabila mengetahui fungsi facebook, seseorang tidak akan menyalah gunakannya.
e.    membatasi membuka facebook, dengan membatasi membuka facebook, tidak akan terjadi pemborosan.
Untuk itu para remaja harus tahu bagaimana cara memanfaatkan facebook dengan baik dan benar agar tidak terjerumus dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Gunakan  facebook seperlunya saja. Menggunakan facebook  adalah hal yang diperbolehkan selama itu tidak merusak diri sendiri. Sudah saatnya para pelajar menyadari bahwa kewajiban utamanya adalah belajar dan sebaiknya kegiatan tersebut tidak terganggu oleh kegiatan lainnya.
 Peran orang tua juga sangat penting bagi proses kedewasaan remaja dalam pemilihan teknologi yang sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan.Sekitar 86,7% orangtua dari para remaja tahu bahwasanya putra dan putrinya mempunyai facebook.


C.      Upaya Mencegah Dampak Negatif dari Facebook
Kecanduan terhadap sesuatu memanglah tidak terlalu baik untuk diri sendiri begitu pula dengan ketertarikan facebook yang berlebihan. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah dampak negatif dari facebook :
1.        bermain facebook dengan aman, dapat dilakukan dengan cara melindungi password agar orang lain tidak mengetahuinya
2.        jangan menyimpan data yang terlalu pribadi, biasanya para facebookers muda selalu menyimpan data yang pribadi di profil facebook mereka. Misalnya, nomor hp, alamat rumah, nama lengkap dan lainyya. Mungkin maksudnya baik, agar terlihat lebih santun dan ramah. Tetapi tu adalah suatu awal dari bumerang
3.        kenali sisi positif dan negatifnya, dari jawaban remaja di SMAN 1 SEWON, 54% dari mereka mengaku bahwa facebook lebih banyak manfaatnya.sedangkan 36% mengatakan bahwa facebooklebih banyak negatifnya. Dari  data tersebut dapat disimpulkan bahwa mereka telah mengetahui dampak negatif dan manfaatnya
4.        menggunakan facebook sesuai porsinya, berlebihan dalam konteks apapun tidak dibenarkan. Jadi hindari yang namanya kecanduan facebook. Jangan sampai menelantarkan belajar demi kesenangan sesaat
5.        bersikap baik, hindari konflik, beragam tipe dan karakter manusia di dalam situs jejaring sosial semacam facebook, membuka peluang terjadinya benturan  antara sesama pengguna facebook satu dengan lainnya. Akibatnya sering terjadi perselisihan karena ketidak sepahaman itu. Jadi bersikap baik dan menghindari kemungkinan yang mengarah pada terjadinya konflik adalah upaya yang tepat.
Sedangkan cara mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam menggunakan facebook adalah :
a.         memasang foto profil yang sopan, karena dengan memasang foto profil yang senonoh dapat menimbulkan perilaku menyimpang bahkan dapat menimbulkan nafsu
b.        membuat status yang tidak menyindir siapapun, jangan sekali-kali melampiaskan kekesalan kepada orang lain di jejaring sosial. Itu dapat merusak citra dan nama baik orang lain diri sendiri
c.         bersikap sopan, jangan bersikap kasar dan tidak sopan pada orang lain. Karena di jejaring sosial seperti facebook, tingkah laku dan ucapan kita dilihat dan disaksikan orang banyak
d.        menulis sesuatu yang menjelek-jelekkan orang lain,menjelekkan keburukan orang lain akan membuat pengguna facebook yang lain merasa malu dan terimidasi dengan sikap kita yang sebenarnya hanya bercanda
e.         menggunakan fasilitas Privacy Setting, ini dilakukan agar hanya orang tertentu saja yang dapat melihat profil facebook kita(tidak dapat dipantau orang lain)
f.         simpan username dan password dengan baik agar tidak hack, setelah membuka facebook, sebaiknya facebook di log out dulu agar hacker tidak bisa menggunakan facebook kita sembarangan. Jangan pernah berikan alamat e-mail dan password kepada orang lain. Dapat menyebabkan tindak kriminalitas.

























BAB V
PENUTUP

1.        Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan terhadap remaja siswa SMAN 1 SEWON, khususnya siswa-siswi kelas XI IPA 1, facebook adalah suatu jejaring sosial yang mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yang gunanya mempertemukan orang-orang di berlainan tempat.
Facebook mempunyai berbagai macam manfaat. Namun, juga dapat memberikan dampak negatif bagi remaja kelas XI IPA 1 SMAN 1 SEWON. Semua itu pada dasarnya tergantung pada diri kita dalam menggunakan Facebook. Para remaja (pelajar SMA) seringkali berlebihan dalam menggunakan facebook dalam kehidupan sehari-hari.
Akan tetapi dampak buruk facebook terhadap kehidupan sosial remaja lebih berbahaya dan perlu diantisipasi. Misalnya, mengganggu jam belajar. Dari hasil penelitian yang didapat 50% remaja mengakses facebook saat jam pelajaran. Itu dapat mengurangi daya konsentrasi siswa sehingga prestasi mereka dapat menurun. Selain itu, dampak buruk yang ditimbulkan adalah membuat remaja kurang bersosialisasi dengan lingkungan serta mengganggu kesehatan pada mata. Itu disebabkan karena mereka terlalu larut dengan apa yang mereka lakukan.
Untuk mengatasi dampak buruk facebook,  peran siswa SMAN 1 SEWON sangat diperlukan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi dampak buruk facebook. Tetapi yang paling penting adalah kesadaran dari para siswa itu sendiri dalam menggunakan facebook secara tidak berlebihan.
Melihat hal seperti ini, harus dilakukan cara khusus yakni pembinaan kepada remaja kalas XI IPA1 SMAN 1 SEWON agar mereka tidak terlarut dengan kemajuan yang ada sehingga konsentrasi belajar mereka meningkat.






2.        Saran
1.         Remaja
Sebaiknya para remaja dapat menggunakan facebook secara konsekuen dengan cara mampu memilah waktu, antara waktu belajar dan waktu menggunakan facebook, agar nantinya tidak menyesal di kemudan hari.
2.         Sekolah
Sebaiknya diadakan pembinaan atau sosialisasi terhadap remaja agar nantinya mereka mengerti bagaimana dampak buruk dari facebook yang secara terus-menerus. Sehingga nantinya, diharapkan para remaja dapat menyadari dan mengerti kewajiban atau tugas mereka sebagai pelajar.
3.         Orang tua
Sebaiknya orangtua selalu mengawasi, menasehati, serta mendampingi anaknya mengenali karakteristik layanan teknologi informasi yang digunakan. Jangan hanya selalu memberikan fasilitas pada anak tanpa adanya pengawasan. Perhatian orangtua sangat dibutuhkan oleh seorang anak. Jangan sampai seorang anak terjerumus hanya karena kurangnya perhatian dari orangtuanya.
4.         Pemerintah
Sebaiknya pemerintah lebih serius dalam menyikapi gejala pergeseran sosial yang kemungkinan timbul karena konten-konten tertentu. Bangunlah kampanye yang lebih intens dan fair tentang manfaat serta keburukan teknologi informasi agar masyarakat pengguna dapat memposisikan diri di mana. Jangan selalu menanggapi masalah dengan bertopang pada asumsi-asumsi kolosal dan teori tertentu.











DAFTAR  PUSTAKA

·         http://www.idafazz.com/pengertian-facebook.php
·         http://id.wikipedia.org
·         Zuhairi, Aminudin.2006.Tekhnik Menulis Karya Ilmiah. Jakarta: Universitas Terbuka.


























LAMPIRAN-LAMPIRAN

A.     ANGKET
·     WAWANCARA
1.        Apakah anda tahu apa itu facebook?
2.        Apakah anda memiliki facebook?
3.        Apakah anda memiliki facebook lebih dari satu?
4.        Apakah menurut anda facebook itu penting?
5.        Apakah anda sering mengakses facebook?
6.        Apakah anda sering mengakses facebook saat pelajaran?
7.        Apakah anda mengakses facebook menggunakan handphone?
8.        Apakah anda merasa terhibur saat mengakses facebook?
9.        Apakah menurut anda facebook itu di buat untuk kepentingan sendiri?
10.    Apakah anda membuat facebook untuk mengirim tugas?
11.    Apakah orangtua mengetahui, jika anda memiliki facebook?
12.    Apakah orangtua anda  mengizinkan untuk memiliki facebook?
13.    Apakah anda pernah merasa facebook mengganggu waktu belajar anda?
14.    Apakah anda lebih lama mengakses facebook dari pada belajar?
15.    Apakah anda pernah merasa dicuekkan oleh teman anda, ketika teman anda mengakses facebook?
·     TERTULIS
16.    Apa faktor penyebab anda sering mengakses facebook?
17.    Sebutkan dampak negatif dan positif dari facebook?
18.    Bagaimana cara anda untuk mengatasi dampak negatif dari facebook?
19.    Bagaimana cara memanfaatkan facebook dengan baik dan benar?
20.    Bagaimana cara untuk mencegah hal yang tidak diinginkan saat mengakses facebook?
21.    Bagaimana cara mencegah dampak negatif yang ditimbulkan dari facebook?
22.    Apa yang anda rasakan apabila tidak membuka akun facebook apalagi mengupdate status??




B.       ANALISA DATA
1.         95% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1SEWON) mengetahui apa itu facebook
2.         86,7% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1SEWON) menjawab, memilki akun facebook
3.          13,3% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) memiliki facebook lebih dari satu
4.         66,7% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) mengatakan facebook penting bagi mereka
5.         80% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) sering mengakses facebook
6.         53,3% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) sering mengakses facebook saat pelajaran
7.         73,3% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) mengakses facebook melalui handphone
8.         53,3% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) merasa terhibur saat mengakses facebook
9.          66,7% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) beranggapan bahwa facebook dibuat untuk kepentingan sendiri
10.      40% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) membuat facebook untuk kepentingan tugas
11.      86,7% orangtua mereka tahu bahwasanya putra dan putrinya mempunyai facebook
12.      53,3% orang tua mereka mengizinkan anak-anaknya memiliki facebook
13.      40% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON)  merasa bahwasanya facebook sangat mengganggu kegiatan  belajar mereka
14.     46,7% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) mengaku bahwa  mengakses facebook menghabiskan waktu yang lama dari pada belajar
15.     73,3% remaja di kelas XI IPA 1(SMAN 1 SEWON) mengaku dicuekkan oleh teman mereka saat teman mereka mengakses facebook
16.     faktor yang mempengaruhi mengapa facebook sering di akses oleh remaja dikarenakan 53,3% remaja merasa terhibur saat menggunakan facebook, 26,7% mengatakan mereka lebih mudah mendapatkan teman dan tidak kesepian lagi akibat mereka susah bersosialisasi, 6,7% mengatakan untuk bermain game yang ada di facebook, sedangkan 8% hanya karena ada tugas
17.     dampak negatif dan positif dari facebook bagi remaja adalah dapat mempertemukan orang-orang yang jauh dan mempublikasikan apapun yang diinginkan. Dampak buruknya, membuat lupa belajar, menghabiskan uang, dan tidak memperdulikan lingkungan sekitar
18.     cara untuk mengatasi dampak negatif dari facebook:
a.    mengatur waktu dengan sebaik baiknya
b.    menghargai orang lain dan bersikap sopan di jejaring sosial
c.    bisa menentukan prioritas
d.    mengetahui fungsi facebook
e.    membatasi membuka fitur-fitur facebook
19.     cara memanfaatkan facebook dengan baik dan benar
gunakan  facebook seperlunya saja. Menggunakan facebook adalah hal yang diperbolehkan selama itu tidak merusak diri sendiri. Sudah saatnya para pelajar menyadari bahwa kewajiban utamanya adalah belajar dan sebaiknya kegiatan tersebut tidak terganggu oleh kegiatan lainnya
20.     cara untuk mencegah hal yang tidak diinginkan saat mengakses facebook adalah :
a.    memasang foto profil yang sopan
b.    membuat status yang tidak menyindir siapapun
c.    bersikap sopan
d.   menulis sesuatu yang menjelek-jelekkan orang lain
e.    menggunakan fasilitas Privacy Setting
f.     simpan username dan password dengan baik agar tidak hack
21.     cara mencegah dampak negatif yang ditimbulkan dari facebook
a.    menggunakan facebook yang bermanfaat
b.    dapat dilakukan dengan cara melindungi password agar orang lain tidak mengetahuinya
c.    jangan menyimpan data yang terlalu pribadi
d.   kenali sisi positif dan negatifnya
e.    manghindari facebook-an yang mengarah dari perbuatan negatif
f.     waspada atau hati-hati kepada orang yang belum dikenal
22.     40% remaja  yang bereaksi berlebihan, seperti bingung sendiri, gelisah, bahkan merasa sepi apabila mereka tidak membuka akun facebook dan meng-update status 1 hari saja.

3 komentar:

Yoann rogan mengatakan...

mkh utk tulisannya

Thyo mengatakan...

wow, kren sekali,. makasih ya. kalo sempet gabung dengan blog saya. thyo-sevenfoldism.blogspot.com

makasih.

anwar bayo regar mengatakan...

thank

Poskan Komentar